5 Hal Paling DIbenci HRD dalam CV Pelamar Kerja

Sobat, apakah Anda mengetahui bahwa seorang HRD Perusahaan itu menerima puluhan dan bahkan ratusan surat lamaran kerja ketika proses rekruitmen perusahaan? Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa kebanyakan HRD hanya memerlukan waktu kurang dari 1 menit ketika membuat keputusan apakah kita layak untuk maju mengikuti tahap selanjutnya ataupun tidak. Sobat, hanya dengan waktu yang sesingkat tersebut untuk menyeleksi surat lamaran dan berkasnya, apakah yang sesungguhnya perusahaan cari dan apa pula yang wajib kita hindari untuk kitas jelaskan di dalam Daftar Riwayat Hidup atau CV kita? Nah ini dia 5 Hal Paling DIbenci HRD dalam CV Pelamar Kerja : [Baca juga 7 Tips Membuat CV Yang Sangat Menarik Perhatian HRD]

1. Jangan Menjelaskan Riwayat Hidup Terlalu Detail

Sobat, semua orang menginginkan untuk membuat CV yang cantik agar menjadikan HRD itu menjadi terkesan, akan tetapi kadangkala malah kita memasukkan penjelasan yang sangat tidak penting ke dalam CV kita tersebut. Contohnya seperti kita mungkin sajam memasukkan sebuah informasi tentang pengalaman magang di perusahaan tertentu yang memang sama sekali tidak ada hubungannya dengan posisi atau jabatan yang sedangn atau akan kita amar.

Sobat, pemecahannya yaitu hanya memberikan informasi mengenai riwayat pekerjaan kita dan tentu saja yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang akan kita lamar. Apabila perusahaan tersebut membutuhkan kandidat dalam bidang marketing, maka HRD perusahaan tersebut tentu saja mencari kandidat karyawan yang memiliki pengalaman di dalam bidang marketing tersebut. So, apabila seorang pelamar tidak memiliki pengalaman dalam bidang marketing, kemungkinan besar maka CV-nya tidak akan dilirik oleh HRD tersebut.

2. CV yang Berantakan

Sobat, sebuah CV berantakan adalah merupakan hal yang sangat dibenci oleh semua HRD. Hal Ini dikarenakan mereka akan merasa kesulitan untuk memperoleh informasi kita secara cepat. Oleh karena itu, kita harus menyusun CV- kita secara jelas dan ringkas. Kita harus memberikan detail nama kita, pekerjaan kita saat ini dan juga pengalaman kerja yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang akan kita lamar. Kita harus membuatnya dalam bentuk pointers dengan tujuan agar mempermudah para HRD untuk mempeoleh informasi tentang kita.

3. Tujuan yang Standar

Sobat, menuliskan tujuan yang tidak umum atau tidak standar di dalam surat lamaran adalah merupakan salah satu hal yang wajib kita hindari. Seperti sebuah pernyataan yang sangat klasik seperti “Saya sedang mencari sebuah pekerjaan yang sangat menantang dan juga menawarkan pengembangan professionalme” adalah merupakan pernyataan yang sebaiknya tidak kita tulis dalam surat lamaran.
Kita harus focus terhadap pekerjaan yang ingin kita lamar dan kita hanya menjabarkan pengalaman kerja dan kemampuan kita yang hanya berhubungan dengan pekerjaan yang kita lamar tersebut. Kita harus membaca berulang-ulang agar kita dapat memastikan bahwa tawaran pekerjaan itu cocok dengan kita ataukah tidak cocok.

4. Data Pribadi yang Tidak Relevan

Sobat, apabila kita aktif dalam kegiatan olahraga atau keagamaan, dan kegiatan-kegiatan tersebut taka da hubungannya dengan pekerjaan yang akan kita lamar, kita jangan sampai mencantumkannya di dalam CV kita. Dan pihak HRD biasanya akan menganggap kita berlebihan dan dan ini sama sekali tidak relevan untuk ditulis di dalam CV kita.

Akan tetapi apabila pekerjaan yang akan kita lamar tersebut adalah posisi sebagai humas dalam sebuah kegiatan amal dan hal ini kita memiliki pengalaman dalam bidang yang sejenis, maka itu berarti kita harus mencantumkannya.

5. Kemampuan yang Umum

Sobat, para pencari karyawan tentu saja akan merasa bosan mendengar, apabila kita menjelaskan bahwa bahwa kita sangat mahir mengoperasikan Microsoft Office. Sobat, semua karyawan dalam zaman yang modernt ini, sangat pasti mempunyai skill tersebut. Oleh karenit itu, janganlah membanggakan keahlian di dalam mengoperasikan Microsoft Office.

Berbeda halnya apabila kita bekerja di dalam perusahaan pengembangan software dan dan kita melamar pekerjaan tersebut sebagai pengembang software, nah skill Microsoft Office tersebut mungkin akan mereka butuhkan . Akan tetapi apabila keahlian Microsoft Office itu hanya merupakan skill yang normal yang berfungsi untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan rutin kita, maka alangkah baiknya apabila kita tidak perlu menuliskannya. Kita harus menuliskan keahlian-keahlian yang sesuai dengan pekerjaan yang kita lamar.

Sobat, ketika melamar kerja, semua HRD sudah pasti akan melihat Daftar Riwayat Hidup kita terlebih dulu. Kita jangan sampai lupa untuk mengecek hal-hal yang harus kita tulis di dalam CV tersebut. Walaupun demikian, kita harus mengusahakan agar jangan terlalu berlebihan untuk memberikan informasi yang memang tidak relevan dengan job atau pekerjaan yang akan kita lamar, sebab hal tersebut tidaklah penting. Mulai saat ini, marilah kita menuliskan hal-hal yang disukai oleh seorang HRD.

Sobat apabila ingin melihat contoh curriculum vitae yang baik dan benar klik di sini.

error: Content is protected !!