7 Tips Super Jitu Membuat CV atau Resume Yang Menarik Perhatian

Sobat, CV atau Resume adalah sangat diperlukan pada saat melamar pekerjaan.  Sesudah surat lamaran kerja, maka CV lah yang dibaca oleh perusahaan yang membutuhkan karyawan tersebut. Nah sebenarnya, CV atau Reseum yang baik itu bagaimana, agar perusahaan terkesan dan segera memanggil kita untuk bekerja?

He he he, untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah sesuatu yang gampang-gampang susah.  Kita janganlah berfokus bagaimana membuat CV atau Resume yang menarik perhatian.

Jadi apakah sebenarnya maksud dari CV atau Resume yang Menarik perhatian itu?

Pengertian secara simple dapat diartikan bahwa  CV atau resume yang dengan sukses untuk menarik perhatian yang berisi tentang kemampuan dan kompetensi yang kita punyai, sehingga meyakinkan orang yang membacanya (khususnya pihak perusahaan) bahwasanya kita adalah memang orang paling tepat yang mereka cari.

7 Tips Super Jitu Membuat  CV atau Resume Yang Menarik Perhatian

Dan nyatanya untuk membuat CV atau resume yang menarik perhatian tersebut tidaklah memerlukan ketrampilan khusus.  Nah untuk memudahkannya, ini dia 7 [tujuh] langkah super hebat untuk membuat CV atau Resume yang Menarik perhatian :

1. Rapi dan Mudah Dibaca

Sobat, ini merupakan syarat utama dari sebuah CV atau resume yang menarik perhatian, sebab memang dapat dikatakan bahwa tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada membaca CV atau resume yang berantakan layout-nya.

Walapun sobat mempunyai kemampuan dan kompetensi yang sangat baik sekali, tetapi semua kompetensi tersebut menjadi percuma dan mubadzir apabila orang yang membaca CV atau resume kita tersebut mendadak jadi sakit mata karena membaca dan melihat huruf dengan ukuran abnormal, spasi yang terlalu rapat, ejaan bahasa Inggris yang salah atau margin kiri yang maju-mundur alias tidak konsisten.

2. Memberikan Informasi Lengkap

Sobat, CV atau resume yang menarik perhatian adalah CV yang selalu memberikan informasi yang lengkap kepada orang yang membacanya. Mulai dari data pribadi, latar belakang pendidikan, riwayat pengalaman kerja, pelatihan yang pernah diikuti, sertifikasi (yang relevan) yang dimiliki dan kegiatan ekstra kurikuler yang aktif diikuti, yang menunjang dengan posisi yang dilamar.

3. Disajikan Secara Ringkas

Sobat, syarat nomer 3 ini mungkin menjadi sedikit berlawanan dengan syarat nomor 2 di atas, akan tetapi sebenarnya tidak. Maksud dari disajikan secara ringkas di sini adalah bahwa CV atau resume yang menarik perhatian itu memang harus menyajikan informasi secara lengkap. Akan tetapi ini bukan berarti bahwa CV atau resume yang kita buat tersebut panjangnya harus sampai 19 halaman (ini kisah nyata dari seorang teman yang berprofesi sebagai HRD di sebuah perusahaan, bahwa rekor CV terpanjang adalah 19 halaman) 😀

Apabila kita dapat menyajikan informasi penting tersebut secara lengkap dalam beberapa lembar halaman tentunya akan sangat membantu, karena waktu yang dibutuhkan untuk membacanya juga jadi jauh lebih singkat. Aturan sederhananya adalah jangan pernah membuat CV atau resume lebih dari 3 halaman!

4. Konsistensi Karir

Sobat, sudah menjadi sebuah rahasia yang sangat umum kalau satu hal ini, yaitu konsisten dalam berkarir adalah merupakan salah satu kunci yang sangat penting dan juga sangat menentukan untuk dihubungi oleh pihak perusahaan untuk tahapan rekrutmen berikutnya.

Contoh detailnya, apabila ada seorang engineer di sebuah perusahaan yang sejak awal dia memulai karirnya dan memutuskan untuk menjadi seorang spesialis dalam HSE (Health & Safety Environment) dan kemudian 7 tahun selanjutnya dia ternyata masih menekuni bidang spesialisasi yang sama, besar kemungkinan si dia akan lebih diutamakan untuk direkrut daripada engineer lain dengan latar belakang HSE juga pada tahun-tahun awal, tapi kemudian beralih jalur ke bidang lain di tahun-tahun berikutnya.

Mengapa demikian? Karena secara jujur dapat dikatakan, bahwa pihak perusahaan yang membutuhkan kayrawan paling menyukai para spesialis seperti ini untuk mengisi setiap posisi yang lowongan yang dibutuhkan.

5. Karir Progresif

Sobat, apabila kita sudah menjadi seorang spesialis di satu bidang, maka keputusan untuk menuju tahap rekrutmen berikut biasanya akan lebih mudah sekali untuk diambil oleh pihak perusahaan atau headhunter kalau kita juga menjalani karir yang progresif.

Dengan mengambil contoh kasus di atas tersebut, bisa jadi seorang engineer dengan spesialisasi HSE tersebut mengawali karirnya sebagai seorang Field Officer, setelah itu naik menjadi bagian dari Team Coordinator, dan seterusnya sampai menduduki level-level jabatan diatasnya.

Mengapa sebuah karir progresif ini menjadi sangat penting? Sebab disinilah indikator yang paling nyata bahwa kita mampu memberikan performa kerja terbaik dalam spesialisasi yang dipilih — dan ini menunjukkan bahwa kita layak untuk mendapat ganjaran berupa promosi jabatan kalau memang berprestasi.

6. Achievement

Kita janganlah pernah ragu untuk mencantumkan achievement atau sebuah pencapaian prestasi yang diukir dalam tiap jabatan atau posisi yang ditempati sebelumnya. Ini merupakan sebuah kesempatan yang paling baik untuk menunjukkan bukti kemampuan dan kompetensi yang sesungguhnya kepada pihak perusahaan atau pencari karyawan.

7. Custom Made

Ini adalah merupakan sebuah rahasia yang paling jarang diketahui oleh banyak orang yang menyusun CV atau resume.

Yang dimaksud dengan custom made yaitu mengubah dan menyesuaikan CV atau resume yang kita buat tersebut, agar sedapat mungkin bisa menunjukkan kepada pihak perusahaan bahwa kemampuan dan kompetensi yang kita miliki tersebut memang menyamai atau minimal mendekati job requirements yang dicari perusahaan tersebut.

Secara singkatnya adalah begini, apabila sobat melihat sebuah iklan lowongan kerja, disitu pasti disebutkan job requirements yang dibutuhkan. Nah, kita harus mengusahakan untuk mengubah dan menyesuaikan CV atau resume kita untuk menonjolkan kesan bahwa kemampuan dan kompetensi yang kita miliki tersebut memang memenuhi atau paling tidak mendekati job requirements tersebut.

Amat sangat disayangkan, ketika masih banyak dari sobat pencari kerja yang membuat CV atau resume yang terkesan sangat umum, karena CV tersebut samasekali tidak menonjolkan kemampuan dan kompetensi yang dipersyaratkan oleh job requirements. Kalau sudah seperti ini kejadiannya, akan sangat besar kemungkinannya bahwa CV atau resume kita tersebut akan endapatkan respon seperti kita yang diharapkan.

Kesimpulan

“Apabila sobat ingin sekali untuk dapat melewati tahapan pertama dari sebuah rekrutmen, tidak ada yang dapat kita lakukan kecuali berusaha sebaik mungkin untuk membuat CV atau resume yang menarik perhatian dan mampu meyakinkan kepada pihak perusahaan mengenai kemampuan dan kompetensi yang kita miliki”.

Contoh CV Yang Menarik Perhatian :

Klik di link berikut apabila sobat ingin mendownload CV Yang Menarik Perhatian http://lokersurat.com/curriculum-vitae.html

error: Content is protected !!